Home > Doa dan Wirid > Arti dan Makna Shalawat dan Salam Kepada Nabi Muhammad SAW

Arti dan Makna Shalawat dan Salam Kepada Nabi Muhammad SAW

SHALAWAT DAN SALAM UNTUK RASULULLAH SAW

Arti Shalawat dan Salam

Kata shalawat dalam bahasa Arab adalah bentuk jamak dari kata shalat yang pada asalnya (lughawi/etimologis) berarti doa. Shalat dalam arti doa digunakan dalam al-Qur’an pada ayat berikut ini:

وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ

…dan berdoalah untuk mereka (yang menunaikan zakat), karena doamu adalah ketenangan bagi mereka. QS. Al-Taubah:103 22

Kedua istilah shalawat dan shalat sebenarnya sudah akrab di telinga warga Indonesia, khususnya yang beragama Islam. Hanya saja dalam pemahaman mereka konotasi keduanya berbeda satu dengan yang lain. Shalat diartikan sembahyang, sedang shalawat adalah bacaan tertentu dalam konteks doa untuk Nabi Muhammad Saw. Padahal, seperti telah dikemukakan, shalawat adalah bentuk jamak dari shalat. Karena itu penting diuraikan di sini definisi dari istilah shalawat dalam terminologi kita dan sekaligus juga makna salam.
Dalam al-Qur’an Allah swt berfirman:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah untuknya dan bersalamlah dengan sebenar-benar salam.“ QS. Al-Ahzab:56 23

Ayat ini menuturkan bahwa Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi Muhammad Saw. Kemudian Allah memerintahkan kaum beriman agar bershalawat pula untuk beliau.
Di sini ada shalawat dari Allah, ada shalawat dari malaikat dan ada shalawat dari sesama manusia. Sudah barang tentu substansi dari ketiganya berbeda.
Dalam kitab Hasyiyata al-Qalyubi wa Umairah dikatakan:

“Shalawat dari Allah adalah rahmat. Sedang shalawat dari malaikat adalah istighfar (memohonkan ampunan untuk Nabi). Adapun shalawat dari selain Allah dan malaikat adalah doa.” (Qalyubi wa Umairah, Hasyiyata al-Qalyubi wa Umairah, Maktabat Al-Iman, Al-Manshurah, I/11.)

Kemudian menjelaskan lebih jauh makna shalawat dari malaikat dan shalawat dari manusia, al-Qalyubi menulis:

Yang dimaksud dengan shalawat dari malaikat adalah lafal apa saja yang mengandung doa seperti rahmat, ampunan dan ridha. Sedang makna shalawat dari kita adalah memohon shalawat dari Allah untuk beliau, baik untuk naiknya derajat beliau—karena tambahan derajat itu tanpa batas—atau agar kita mendapatkan pahala dari shalawat itu atau untuk kesempurnaan si pemohon (pembaca shalawat) dan penghormatan pada orang yang dimohonkan shalawat (yakni Nabi Muhammad Saw).

Sedang salam artinya keselamatan dari cela atau cacat.6 Jadi, mengucapkan salam untuk Nabi artinya berdoa untuk keselamatan beliau dari hal-hal yang tercela.
Syaikh Muhammad Nawawi ibn Umar al-Jawi dalam Kasyifat al-Saja mengatakan bahwa shalawat dari Allah adalah rahmat yang disertai penghargaan kepada Nabi. Sedang salam adalah penghormatan Allah kepada Nabi.

  1. wilis
    June 18, 2013 at 09:19

    Bagaimana ini: Allah kok bershalawat untuk nabi Muhammad. Lha Allah berdoa kepada siapa? Ada Allah lain yang kuasanya lebih tinggi? Atau Allah berdoa untuk dirinya sendiri. Konsep ajaran yang aneh! Mohon penjelasan!

    • July 5, 2013 at 20:55

      Allah Bershalawat Untuk Nabi Berarti Allah Memerikan Rahmad kepada Nabi

      “Shalawat dari Allah adalah rahmat. Sedang shalawat dari malaikat adalah istighfar (memohonkan ampunan untuk Nabi). Adapun shalawat dari selain Allah dan malaikat adalah doa.” (Qalyubi wa Umairah, Hasyiyata al-Qalyubi wa Umairah, Maktabat Al-Iman, Al-Manshurah, I/11.)

  2. July 5, 2013 at 20:53

    “Shalawat dari Allah adalah rahmat. Sedang shalawat dari malaikat adalah istighfar (memohonkan ampunan untuk Nabi). Adapun shalawat dari selain Allah dan malaikat adalah doa.” (Qalyubi wa Umairah, Hasyiyata al-Qalyubi wa Umairah, Maktabat Al-Iman, Al-Manshurah, I/11.)

  3. faza
    July 18, 2013 at 11:49

    terimakasih atas penjelasannya, mas

    • January 16, 2014 at 20:44

      Iys sama2. semoga bermanfaat. Amin…

  4. shabela
    June 3, 2014 at 05:08

    menurut beberapa orang rasul tidak meminta kita terlalu memujanya..jika itu kita lakukan hal itu salah..puasa di bulan rajab hanya boleh dilakukan 1 hari..benar atau salah mohon penjelasannya..trima ksh.

  5. July 5, 2014 at 03:47

    Anda menulis…Jadi, mengucapkan salam untuk Nabi artinya berdoa untuk keselamatan beliau dari hal-hal yang tercela. Apakah kita umat islam yang lebih rendah dari nabi ini bisa mendoakan untuk nabi? sedangkan kita sendiri masih perlu banyak berdoa untuk diri kita sendiri. Mohon maaf, saya baru belajar… terima kasih sebelumnya untuk penjelasan nya.

  6. March 13, 2015 at 02:54

    Isi dan tampilan blognya bermutu, jangan bersedih dengan orang-orang yang mengatakan agama hanya dengan akalnya, hadapilah dengan sabar, karena begitulah memang da’wah itu adanya.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: