Archive

Archive for the ‘Doa dan Wirid’ Category

Arti dan Makna Shalawat dan Salam Kepada Nabi Muhammad SAW

November 6, 2012 5 comments

SHALAWAT DAN SALAM UNTUK RASULULLAH SAW

Arti Shalawat dan Salam

Kata shalawat dalam bahasa Arab adalah bentuk jamak dari kata shalat yang pada asalnya (lughawi/etimologis) berarti doa. Shalat dalam arti doa digunakan dalam al-Qur’an pada ayat berikut ini:

وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ

…dan berdoalah untuk mereka (yang menunaikan zakat), karena doamu adalah ketenangan bagi mereka. QS. Al-Taubah:103 22

Kedua istilah shalawat dan shalat sebenarnya sudah akrab di telinga warga Indonesia, khususnya yang beragama Islam. Hanya saja dalam pemahaman mereka konotasi keduanya berbeda satu dengan yang lain. Shalat diartikan sembahyang, sedang shalawat adalah bacaan tertentu dalam konteks doa untuk Nabi Muhammad Saw. Padahal, seperti telah dikemukakan, shalawat adalah bentuk jamak dari shalat. Karena itu penting diuraikan di sini definisi dari istilah shalawat dalam terminologi kita dan sekaligus juga makna salam.
Dalam al-Qur’an Allah swt berfirman:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah untuknya dan bersalamlah dengan sebenar-benar salam.“ QS. Al-Ahzab:56 23

Ayat ini menuturkan bahwa Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi Muhammad Saw. Kemudian Allah memerintahkan kaum beriman agar bershalawat pula untuk beliau.
Di sini ada shalawat dari Allah, ada shalawat dari malaikat dan ada shalawat dari sesama manusia. Sudah barang tentu substansi dari ketiganya berbeda.
Dalam kitab Hasyiyata al-Qalyubi wa Umairah dikatakan:

“Shalawat dari Allah adalah rahmat. Sedang shalawat dari malaikat adalah istighfar (memohonkan ampunan untuk Nabi). Adapun shalawat dari selain Allah dan malaikat adalah doa.” (Qalyubi wa Umairah, Hasyiyata al-Qalyubi wa Umairah, Maktabat Al-Iman, Al-Manshurah, I/11.)

Kemudian menjelaskan lebih jauh makna shalawat dari malaikat dan shalawat dari manusia, al-Qalyubi menulis:

Yang dimaksud dengan shalawat dari malaikat adalah lafal apa saja yang mengandung doa seperti rahmat, ampunan dan ridha. Sedang makna shalawat dari kita adalah memohon shalawat dari Allah untuk beliau, baik untuk naiknya derajat beliau—karena tambahan derajat itu tanpa batas—atau agar kita mendapatkan pahala dari shalawat itu atau untuk kesempurnaan si pemohon (pembaca shalawat) dan penghormatan pada orang yang dimohonkan shalawat (yakni Nabi Muhammad Saw).

Sedang salam artinya keselamatan dari cela atau cacat.6 Jadi, mengucapkan salam untuk Nabi artinya berdoa untuk keselamatan beliau dari hal-hal yang tercela.
Syaikh Muhammad Nawawi ibn Umar al-Jawi dalam Kasyifat al-Saja mengatakan bahwa shalawat dari Allah adalah rahmat yang disertai penghargaan kepada Nabi. Sedang salam adalah penghormatan Allah kepada Nabi.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.